ARTI KATA LEBARAN DAN SEJARAHNYA

Daftar Isi

Lebaran atau yang juga dikenal dengan istilah Idul Fitri adalah salah satu hari raya yang paling penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Hari raya Lebaran dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 1 Syawal dalam kalender Hijriyah. Lebaran menjadi momen yang dinanti-nanti oleh umat Muslim karena selain sebagai ajang berkumpul bersama keluarga juga sebagai bentuk syukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Sebenarnya apa pengertian lebaran dan bagaimana sejarahnya? Yuk kita kulik.

Makna kata Lebaran sendiri berasal dari bahasa Jawa yaitu "lebar" yang berarti bersih atau suci, dan "an" yang berarti tangan. Jadi, Lebaran secara harfiah berarti tangan yang suci atau bersih. Makna ini mengacu pada upaya umat Muslim untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan selama bulan suci Ramadan.

Sejarah Lebaran sendiri memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Berikut ini adalah ulasan lengkap tentang sejarah Lebaran:

Asal-usul Lebaran

Asal-usul Lebaran berasal dari zaman Rasulullah SAW. Pada saat itu, umat Muslim sedang dalam perang Badar melawan pasukan Quraisy. Setelah kemenangan umat Muslim dalam perang Badar, Rasulullah SAW memerintahkan para sahabatnya untuk merayakan hari kemenangan tersebut dengan berpuasa selama tiga hari berturut-turut. Puasa tersebut kemudian dikenal dengan nama Puasa Syawal dan dirayakan hingga saat ini sebagai salah satu tradisi dalam rangkaian perayaan Lebaran.

Perayaan Lebaran di Indonesia

Perayaan Lebaran di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan perayaan di negara-negara Muslim lainnya. Hal ini disebabkan oleh pengaruh budaya lokal yang kuat di Indonesia. Salah satu ciri khas perayaan Lebaran di Indonesia adalah mudik, yaitu tradisi pulang kampung untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Selain itu, bermacam-macam makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan kue kering juga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia.

Tradisi Lebaran di Seluruh Dunia

Selain di Indonesia, perayaan Lebaran juga dirayakan di berbagai negara Muslim di dunia seperti Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Mesir, dan Turki. Meskipun ada beberapa perbedaan dalam cara merayakan Lebaran di masing-masing negara, namun kesamaan yang terlihat adalah semangat kebersamaan dan persaudaraan antara sesama umat Muslim.

Lebaran di Tengah Pandemi

Perayaan Lebaran tahun 2020 dan 2021 di Indonesia dan seluruh dunia dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Hal ini membuat perayaan Lebaran menjadi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Indonesia mengimbau untuk tidak mudik dan berkumpul dalam jumlah besar untuk menghindari penyebaran virus. Namun, semangat kebersamaan dan silaturahmi tetap dijaga dengan melakukan video call atau bertukar ucapan selamat melalui media sosial.

Daftar Pustaka:

Al-Qur'an

Hadits Bukhari-Muslim

Azra, Azyumardi. (2004). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara abad XVII dan XVIII. Jakarta: Kencana.

Djamaluddin, H. M. (2005). Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Pustaka Setia.

Fealy, G. (2003). Islamic Traditions and the Construction of Modern Muslim Identity in Indonesia. In R. Hefner (Ed.), Remaking Muslim Politics: Pluralism, Contestation, Democratization (pp. 57-78). Princeton, NJ: Princeton University Press.

Nasrullah, R. (2014). Mudik sebagai tradisi Lebaran dalam perspektif antropologi budaya. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 16(2), 197-207.

Sardar, Z. (2004). The Consumption of Paradise: Leisure and Spirituality in the Age of Mass Tourism. London: Pluto Press.

Sutrisno, A. (2018). Lebaran: Sejarah, Tradisi, dan Filosofi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Posting Komentar